Wajahku tiba-tiba menatap tak bergeming
Ada saat merasa
Ada saat berhenti
Siapapun . dirimu . yang . kucinta
Jangan . pernah . merasa . sedih
Yang . kucinta . siapapun . dirimu
Jangan . pernah . merasa . sedih
Kucinta. Dirimu . yang . siapapun
Jangan . pernah . merasa . sedih
Siapapun . yang . kucinta . dirimu
Jangan . pernah . merasa . sedih
Wajahku tak bergeming
Siapapun . dirimu . yang . pernah . merasa . kucinta . jangan . sedih
Saat aku merasa dan belum berhenti
Kita bicara pada tatapan mata
Pada sebuah senja yang beranjak pergi
Jika waktu itu kau tak bertanya
Mungkin lain cerita
Menatapmu secara sederhana
Adalah secerah hati sesunyi malam
Yang kian jauh mengejar bulan
Hanya sedikit sangsi tak seperti biasa
Aku kehabisan kata-kata hati
Bersekat merambat menari
Hanya desir yang mengalun tak bersuara
Ah..mungkin diriku yang terlalu kaku
Mengartikan pedulimu
Laguku sepi mengalun sendiri
Embun malam melumuri tubuh yang lusuh
Berjalan merambati labirin hidup yang makin redup
Kali ini mungkin bukan masalah hati
Kau mengambang padaku seperti air yang mengalir tenang
seperti cinta saja rasanya
Atau boleh saja dijadikan cinta
Aku bisa…
Mau yang biasa?
Atau seperti lagu pop , film bioskop dan novel cerita?
Kau tinggal pilih saja.
Ah rasanya hidup hanya masalah cinta-mencinta
Mungkin aku hanya punya versi yang berbeda….