Vacant of the heart

August 26, 2008 at 1:49 pm (puisi saya)

Aku kembali menjalani hari

Melayangkan pandangan pada pucuk-pucuk daun di ujung ranting

Oh andai hari ini akan berlalu seindah mimpi malam tadi

purnama ke tiga malam ini

nyamuk gendut terbang lambat menabrak langit-langit

terjaga menanti batas malam

malam langitku leruh hatiku

ikhlaskan semua pada segala tiba

tetes air dari ledeng butut menjadi resah

mimpi pada dendam kehidupan dan lagu cinta yang sumbang

dinding mengelupas menorehkan luka

padamu rindu dendam dan doa-doa sederhana

mengalirlah jiwa temaram nyanyian senja

mengaca pada luka, luka,

luka kehidupan…yang terbawa hanyut

pada mimpi-mimpi sepi kabut harapan

terbang mengangkangi jendela hati

menembus batas nalarku pada yang kucinta

hidup sekali ini menunggumu terbang

bercerita tentang kisah mengurai harapan

malam menyambutku lepas jauh dalam kabut

mimpi indah berpoles luka

bagai tentara yang mencintai perang yang akan membuatnya terbunuh sia-sia

dapatkah engkau rela merasa sedih untuk bahagia

dapatkah engkau menari dalam ikatan belenggu

dapatkah engkau menunjukkan padaku rasa itu

aku menunggu saat hatiku berlabuh…

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.